Fakta Sepeda Ontel yang Wajib Diketahui

Fakta Sepeda Ontel yang Wajib Diketahui

Beberapa tahun terakhir ini benda-benda yang memiliki kesan vintage dan klasik sangat banyak diminati. Bahkan semakin vintage benda tersebut akan semakin di banderol dengan harga yang sangat mahal. Hal ini dinilai sangat lumrah dikarenakan nilai historisnya yang semakin tinggi. Salah satu benda yang banyak diminati adalah sepeda ontel. Sepeda dengan kesan klasik yang dikeluarkan pada beberapa puluh bahkan ratus tahun yang lalu dapat ditaksir dengan harga yang cukup tinggi. Beberapa fakta menarik tentang kendaraan zaman dulu ini patut Anda ketahui.

Fakta Sepeda Ontel yang Wajib Diketahui

Di Awal Kemunculannya Dijuluki Pesolek

Pada awal kemunculannya di Perancis dan Jerman pada tahun 1817 sepeda ontel dijuluki sebagai sepeda pesolek. Dikarenakan sepeda ini hanya memiliki tempat duduk, stang dan juga kedua roda. Namun anehnya di awal kemunculannya sepeda roda dua ini tidak dilengkapi dengan pedal untuk mengayuh. Sehingga Anda perlu mendorongnya dengan kaki saat menggunakan sepeda di zaman dulu. Hal inilah yang menyebabkan disebut sebagai pesolek, karena Anda dapat duduk dengan nyaman seperti layaknya seorang pesolek.

Pertama Kali Diproduksi Di Eropa

Pada tahun 1800an Kirkpatrick Mac Millan merumuskan sebuah ide tentang mekanisasi putaran roda. Selanjutnya seorang ilmuwan asal Skotlandia yang bernama Thomas Mc Call melanjutkan gagasan Kirkpatrick Mac Millan menjadi sebuah alat yang lebih canggih lagi. Sehingga terciptalah sebuah sepeda pesolek atau sepeda tanpa pedal pengayuh. Adanya pedal pengayuh pada kendaraan roda dua tersebut tercipta dari inisiatif Frenchmen Pierre Michaux dan Pierre Lallement. Berkat ide brilian yang dicetuskan oleh kedua orang tersebut sepeda memiliki pedal pengayuh sehingga lebih mudah untuk digunakan.

Pernah Memiliki Ukuran Ban yang Tidak Sama

Ketika Anda melihat sepeda di zaman yang modern ini pastilah memiliki dua buah roda dengan ukuran yang relatif sama. Namun tahukah Anda bahwa di awal perkembangannya sepeda pernah memiliki ukuran ban yang berbeda bahkan jauh tidak sama. Mereka beranggapan bahwa ukuran diameter ban yang semakin besar maka jarak yang ditempuh akan semakin jauh pula. Berbekal keyakinan tersebut orang Perancis yang bernama James Starley menciptakan variasi sepeda ontel dengan ukuran ban berbeda yaitu ban depan dengan diameter besar dan ban belakang dengan diameter yang lebih kecil. Diameter ban belakang bisa dibilang setengah kali diameter ban depan.

Baca juga artikel menarik lainnya di infosepeda.net

Sepeda yang diciptakan oleh James Starley ini kemudian dinamakan Penny Farthing. Dengan sistem kayuh yang berpusat pada roda depan atau pada ban yang memiliki ukuran lebih besar maka sepeda ini akan berhenti apabila tidak dikayuh. Kemunculan sepeda dengan ukuran ban yang berbeda ini menjadi salah satu kreasi yang berhasil diciptakan di awal kemunculan sepeda ontel. Jadi, ternyata ada begitu banyak fakta yang mewarnai sepeda ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *