5 Jenis  Rem Sepeda dan Langkah Perawatannya

5 Jenis  Rem Sepeda dan Langkah Perawatannya

Rem atau brake merupakan salah satu komponen yang memiliki peran vital pada sepeda. Seperti yang diketahui, fungsi rem adalah untuk membantu proses berhentinya sepeda. Tanpa rem sepeda keamanan penggunaannya kurang terjamin. Perlu diketahui bahwa selain rem cakram terdapat pula jenis-jenis rem lainnya seperti yang disajikan berikut:

  • Dual-pivot Caliper Brake

Kelebihan rem sepeda Dual-pivot Caliper Brake terletak pada kemudahan dalam pengaturan serta lebih pakem.  Namun, terbatasnya penggunaan ban serta kurang efektif jika dipakai pada jalan basah menjadi kekurangan rem yang lebih banyak dipakai pada sepeda jalan raya (road bike) ini.

5 Jenis  Rem Sepeda dan Langkah Perawatannya

  • Center-pull Cantilever Brake

Center-pull Cantilever Brake biasa ditemui pada sepeda gunung (MTB) klasik.  Kelebihannya adalah clearance menjadi lebih besar dari jenis rem dual pivot (bisa menggunakan ukuran ban yang lebih bervariasi), desain klasik yang anti-mainstream serta cukup pakem. Kekurangannya yakni lebih rumit dalam penyettingan dan juga perawatan.

  • Linear-pull Brake (V-Brake)

Kelebihan rem pengembangan dari sistem cantilever Ini adalah lebih mudah dalam settingan dan perawatannya. Sayangnya Linear-pull Brake (V-Brake) kurang efektif dalam proses pengereman untuk kondisi jalanan yang basah.

  • Disc Brake

Kini, Disc Brake Atau rem cakram tersedia dalam dua model yakni berupa hidrolik menggunakan cairan dan mekanik menggunakan kabel sebagai media pengantar tekanan pada kampas rem. Pemasangannya mudah, lebih pakem dan tahan pada berbagai kondisi jalan menjadi keunggulan jenis ini. namun, ternyata rem sepeda ini lebih sulit diperbaiki dan penanganannya pada jenis hidrolik lebih rumit.

  • Drum/Roller Brake

Didukung weather proof dan tidak memerlukan perawatan yang khusus dengan usia kampas rem (brake pad) yang cukup panjang menjadi kelebihan Drum/roller brake. Sayangnya, ternyata kinerjanya kurang maksimal dan tidak cocok untuk sistem roda quick release.

Baca juga artikel menarik lainnya di infosepeda.net

Setelah mengetahui jenis-jenis rem sepeda, maka akan lebih baik jika Anda mengetahui cara-cara merawatnya agar tahan lama saat digunakan. Untuk itu, simak tips perawatan rem/ brake berikut ini, antara lain:

  1. Periksa kampas remnya. Untuk v brake, pastikan ketebalannya masih mencukupi sehingga masih bisa menempel pada rims sepeda. Pada disc brake, saat tuas remnya ditarik pastikan masih tebal dan menempel pada disc brake.
  2. Luangkan waktu untuk mengecek buku panduan perawatan pada rem jika Anda mempunyainya, karena pada dasarnya perbedaan perawatan v brake dan disc brake tidak terlalu jauh.
  3. Untuk disc brake yang masih menggunakan kawat, pastikan tuasnya bekerja dengan baik ketika ditarik.
  4. Bagi pengguna tipe hidrolik (minyak rem) pastikan box master rem tuas selalu terisi minyak rem. Usahakan jangan sampai menunggu habis untuk mengisi ulang minyak rem standarnya.

Semoga informasi diatas dapat menambah wawasan Anda mengenai rem sepeda sekaligus cara-cara perawatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *