Kenali 4 Macam Material Frame Sepeda yang Mudah Ditemukan di Pasaran

Rangka atau frame sepeda menjadi titik utama faktor yang menentukan apakah suatu sepeda pantas untuk dimiliki atau tidak. Melihat frame pada sepeda akan membantu menyediakan sepeda yang paling tepat bagi pemiliknya, maka jangan disepelekan. Frame atau rangka sepeda ini memiliki peran penting dalam keseimbangan pengguna sepeda ketika melaju di jalanan. Ketika ukurannya tidak sesuai dengan postur tubuh orang yang menaikinya maka dijamin akan memicu berbagai kesulitan. Resiko mengeluarkan banyak tenaga sampai kehilangan kendali ketika melaju di jalan menjadi sangat besar.

Kenali Jenis Material Frame Pada Sepeda

Idealnya pemilihan rangka sepeda adalah sama dengan tinggi atau postur dari orang yang menaikinya, sehingga bebas istilah sepeda kebesaran atau kekecilan. Selain itu pertimbangkan melihat jenis material pada rangka sepeda itu sendiri, semakin kuat maka semakin baik. berikut merupakan jenis material yang umum dijumpai:

  • Besi dan baja,

Besi dan juga baja merupakan dua jenis bahan yang berbeda, namun karakternya hampir sama yakni berat, kuat, dan tentunya mudah mengalami korosi. Kedua jenis bahan ini sering dipilih dalam pembuatan rangka sepeda meski untuk saat ini sepi peminat karena cenderung memperlambat gerak sepeda karena terlalu berat.

  • Material alumunium,

Alternatif dari besi dan baja yang cenderung berat sehingga mengayuh sepeda seperti aktifitas mencangkul sawah, yakni alumunium. Material satu ini masih masuk ke dalam kelas logam pembuatan frame sepeda akan tetapi cenderung lebih ringan. Terlebih harga sepeda dengan rangka aluminum umumnya jauh lebih murah sehingga disukai banyak orang. Hanya saja material alumunium memiliki umur lebih terbatas dibanding besi dan baja, yakni sekitar 5 tahunan. Selepas itu biasanya akan menjadi kaku dan mudah berubah bentuk.

  • Bahan titanium,

Titanium menjadi pilihan yang paling menarik di masa sekarang dalam memilih rangka sepeda, sebab dijamin lebih kuat. Kekuatannya bahkan mengalahkan alumunium karena memang setara dengan besi dan juga baja. Material ini meskipun kuat akan tetapi tetap ringan sehingga menjadi pengganti besi dan baja namun tidak menjadikan aktifitas bersepeda terlalu berat. Sayangnya, sama seperti material lain kekurangan yang dimilikinya adalah sekali rusak tidak bisa diperbaiki maka jangan sampai terjatuh saat menaikinya.

  • Penggunaan serat karbon,

Material lain yang juga mudah ditemui dalam produk rangka sepeda adalah serat karbon, yang merupakan material sintetis. Meski begitu kekuatannya tidak perlu diragukan tetap menarik dan anti korosi. Ditambah lagi serat karbon membuat sepeda punya bobot lebih ringan apalagi semakin mudah dijangkau masyarakat karena harga yang relatif murah. Anda bisa menimbang memilih rangka sepeda berbahan serat karbon ini untuk meningkatkan kenyamanan bersepeda, meski frame sepeda nantinya tidak tahan panas dan api.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *