Sejarah Balap Sepeda BMX

Balap sepeda BMX mulanya muncul di awal tahun 1970-an. Saat itu anak-anak di wilayah California Selapan melakukan balap sepeda di lintasan tanah, hal ini karena terinspirasi dari bintang balap motocros yang saat itu banyak digandrungi.

baca juga: Tips Memilih Sepeda BMX untuk FreeStyle

Dibandingkan kota-kota lain di Amerika Serikat, balap BMX memang paling populer di California, hal ini disebabkan balap BMX memberikan penampilan aksi seru dengan biaya yang murah serta bisa dimainkan di area yang dekat dengan rumah.

Pada saat itu model design yang tersedia adalah Schwin Sting Ray, desainnya terbilang mudah digunakan serta ssuai dengan kemampuan penggunanya. Lomba balap sepeda BMX semakin fenomenal di pertengahan tahun 1970. Di pertengahan dekade, olahraga balap ini semakin dikenal sehingga banyak produsen sepeda yang mulai memproduksi jenis sepeda ini.  

George E. Esser memberikan dana untuk National Bicycle League sebagai organisasi sepeda non profit. George dan Mary, istrinya membuat perlombaan bersama American Motocross Association sebelum menyiapkan NBL.

Dua anak mereka, Greg serta Brain awalnya pembalap sepeda motor namun kemudian tetap menikmati balap BMX dan akhirnya menginspirasi George untuk membuat kompetisi NBL di Florida.

Tahun 1977, American Bicycle Association atau ABA menjadi organisasi yang bertugas dan bertanggung jawab untuk meningkatkan olahraga ini. Kemudian pada April 1981, Federasi BMX International berdiri dan menyelenggarakan Kejuaraan Dunia pertama di tahun 1982. Pada Januari 1993, BMX kemudian berintegrasi dengan Union Cycliste Internationale.

Salah satu ajang kompetisi BMX ialah BMX Freestyle yang mana merupakan ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan di Summer X Games Extreme dan Etnies. Ajang ini diselenggarakan di dua negara bagian Amerika Serikat. Olahraga ini pun semakin populer sehingga memberikan kemudahan pada penyediaan tempat untuk event olahraga tersebut.

Pada tahun 2003, BMX ditetapkan sebagai olahraga Olimpiade oleh Komite Olimpiade International. Pertandingan pertama di selenggarakan di Olimpiade Beijing-China tahun 2008. Juara Olimpiade pertama untuk cabang ini diraih oleh Anne-Caroline Chausson (Perancis) dan Maris Stromberg (Latvia).

Selain masuk dalam cabang olahraga resmi di Olimpiade, banyak pula kompetisi-kompetisi dunia yang mempertandingan BMX dengan beragam gaya. Lintasan yang digunakan biasanya hampir sama dengan lintasan untuk kompetisi skateboard dimana areanya melengkung sehingga semakin cocok untuk melakukan aksi ketika di lintasan.

Ketika melakukan kompetisi, biasanya pemain menggunakan helm fullface dikarenakan pertandingan BMX masuk dalam kategori olahraga ekstrim. Tak hanya helm, akan tetapi diperlukan juga pelindungan tangan dan kaki karena ketika melakukan aksi, pemain rawan jatuh dan cidera.

Sepeda BMX selain dijadikan sebagai sarana olahraga juga dijadikan sebagai sarana sosialisasi dimana muncul banyak komunitas BMX yang seringkali berlatih atau bermain bersama di arena lintasan BMX.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *