Tips Membeli Sepeda Bekas yang Bagus

Memilih bersepeda untuk mendukung mobilitas dari satu tempat ke tempat lain kini menjadi pilihan yang paling realistis di tengah kondisi jalanan yang macet dan udara yang dipenuhi oleh polusi yang disebabkan oleh asap pembuangan kendaraan bermotor. Saat ini, banyak orang yang lebih cenderung naik sepeda untuk jarak tempuh di bawah tiga kilometer. Selain lebih hemat, bersepeda juga membuat tubuh lebih sehat. Sepeda kini dijadikan alternatif dari sepeda motor untuk jarak tempuh yang lebih pendek. Di tengah harga sepeda yang semakin hari semakin mahal, banyak orang yang lebih memilih membeli sepeda bekas. Membeli sepeda second memang pilihan yang bijak dan masuk akal, apalagi jika kondisi sepeda bekas tersebut masih layak pakai. Harga yang jauh lebih murah menjadi alasan mengapa orang memilih membeli sepeda second daripada sepeda baru. Agar tidak salah memilih, berikut ini adalah tips memilih sepeda second atau bekas yang bagus.

  1. Memilih Sepeda dengan Orderdil Asli

Membeli sepeda second boleh-boleh saja, namun kita harus memastikan bahwa semua onderdil sepeda tersebut masih asli atau original, belum dimodif atau diganti oleh pemiliknya dengan onderdil lain. Jika ingin mengetahui apakah onderdil sepeda tersebut masih original atau tidak, kita bisa menanyakannya langsung pada pihak penjual. Namun sayangnya, tidak semua penjual akan jujur tentang kondisi sepedanya. Seringkali kita harus mengetahui seluk-beluk sepeda tersebut, mulai dari desain dan bentuk aslinya, hingga bagian-bagiannya. Sepeda second dengan onderdil yang masih asli akan lebih awet dan lebih aman, sebab sebuah sepeda merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, jika salah satu bagiannya ringkih karena tidak menggunakan onderdil yang original, maka akan mempengaruhi performa onderdil yang lain.

Baca juga: Daftar Harga Sepeda Lipat Baru dan Bekas Berbagai Merek

  1. Membeli dari Pemilik Pertama

Tips selanjutnya agar mendapatkan sepeda bekas yang bagus adalah membelinya dari pemilik pertama, atau dengan kata lain, sepeda tersbut belum banyak berpindah tangan, hanya pernah dimiliki orang tersebut yang membelinya langsung di toko dalam kondisi baru. Dengan membeli sepeda second dari pemilik pertama, seluk-beluk sepeda akan lebih mudah ditelusuri, sejauh mana modifikasinya, dan onderdil apa saja yang sudah pernah diganti. Membeli sepeda second dari penjual barang bekas sangat tidak disarankan karena selain lebih mahal, biasanya penjual barang bekas cenderung memodifikasinya terlebih dahulu dengan memutilasi onderdil asli dan menggantinya dengan onderdil bajakan.

  1. Menjajal Sepeda

Sebelum memutuskan membeli sebuah sepeda second, hendaknya calon pembeli menjajal sepeda tersebut beberapa kali putaran untuk mengetahui performanya. Performa sebuah sepeda akan mudah diketahui ketika digunakan.

  1. Meminta Garansi

Untuk lebih meyakinkan kita tentang kualitas sepeda bekas tersebut, mintalah garansi dari pihak penjual, misalnya waktu garansi satu bulan, untuk benar-benar memastikan apakah kualitas sepeda tersebut masih bagus atau tidak. Jika kondisi sepeda benar-benar bagus, biasanya pihak pembeli tidak akan ragu memberikan garansi dalam jangka waktu yang lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *