Kiat Memilih Sepeda Sport untuk Wanita

Berspeda merupakan kegiatan yang menyehatkan. Bersepeda setidaknya seminggu sekali dengan menempuh jarak sekitar 5 kilometer perminggu sangat dianjurkan, sebab bersepeda dipercaya bisa membakar lemak dan mengeluarkan toksin dari dalam tubuh melalui keringat. Selain itu, bersepeda juga dapat membantu menormalkan detak jantung. Melihat manfaatnya yang sangat besar bagi kesehatan, tidak heran jika bersepeda dijadikan sebagai ajang olahraga. Banyak sekali jenis pertandingan/ kompetisi olahraga yang memanfaatkan sepeda, mulai dari rally, sepeda balap, hingga free style dengan sepeda. Bersepeda banyak dijadikan pilihan dalam berolahraga sebab berolahraga dengan sepeda relatif tidak berat dan bisa sekalian dijadikan ajang untuk jalan-jalan mengenali lingkungan di sekitar tempat tinggal. Bersepeda juga tidak mengenal perbedaan gender, banyak sekali para wanita yang memilih bersepeda sebagai hobi dan olahraga rutinnya. Namun bagi wanita, memilih sepeda yang benar-benar pas untuk berolahraga bukanlah perkara yang mudah. Berikut ini adalah beberapa kiat memilih sepeda sport untuk wanita.

Memilih Sepeda dengan Rangka Rendah

Frame sepeda sport umumnya memang didesain maskulin, dengan rangka yang cenderung tinggi bahkan dibuat segaris dengan sadel. Rangka yang cukup tinggi tentu akan menyulitkan wanita dalam mengendarai sepeda, belum lagi, rangka yang tinggi sangat berbahaya bagi wanita. Wanita akan rawan terbentur dengan rangka bagian atas, jika mengenai bagian selangkangan, akibatnya sangat fatal, bahkan bisa berpengaruh pada rahim. Oleh sebab itu, memilih sepeda dengan rangka yang rendah sangat dianjurkan bagi wanita yang akan memilih sepeda olahraga. Selain memilih sepeda dengan rangka yang rendah, usahakan pula memilih sepeda yang sesuai dengan tinggi badan, yaitu ketika duduk di sadel, kaki tetap bisa menggapai tanah. Memilih sepeda sesuai dengan tinggi badan sangat dianjurkan sebab kecelakaan sepeda banyak terjadi disebabkan karena kaki pengendaranya tidak bisa menggapai tanah.

Baca juga: Tips Memilih Sepeda Gunung yang Ideal

Memperhatikan Jarak Sadel ke Kemudi

Umumnya, sepeda jarak antara sadel ke kemudi/ setir dibuat seukuran panjang tangan orang dewasa, sekitar 85-110 cm. Untuk wanita, disarankan memilih sepeda yang jarak antara sadel dengan kemudinya di bawah 90 cm, agar ketika mengemudi tidak terlalu membungkuk. Jika mengemudi terlalu membungkuk, punggung akan mudah sakit sebab wanita juga menanggung beban berat payudara. Selain itu, jika tidak memakai sport-bra, payudara akan kendor jika terus-menerus berkendara dengan posisi terlalu membungkuk.

Bentuk Sadel yang Nyaman

Bagian sadel sepeda sport umumnya didesain dengan bagian ujung depan sangat lonjong atau jauh lebih sempit dibandingkan dengan sadel belakang. Bagi kaum pria, sadel berbentuk lonjong di bagian depannya mungkin tidak terlalu bermasalah. namun bagi wanita, sadel yang bagian depannya terlalu lonjong akan menyakiti pangkal paha. Oleh sebab itu, memilih sepeda dengan sadel yang lebih lebar sangat disarankan agar dapat bersepeda dengan nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *