Tips Memilih Sepeda Gunung yang Ideal

Bersepeda merupakan rutinitas yang menyehatkan. Bersepeda setidaknya seminggu sekali dengan durasi kurang lebih empat puluh menit dapat membakar lemak di tubuh dan membuat jantung gerakan lebih teratur sehingga akan sangat berdampak bagi kesehatan seseorang. Tidak heran jika olahraga sepeda banyak dijadikan hobi khusunya bagi orang-orang yang tidak memiliki banyak waktu luang untuk berolahraga secara rutin setiap hari. Terdapat beberapa jenis sepeda yang dikenal masyarakat, yang dibuat berdasarkan fungsinya. Ada sepeda yang didesain untuk digunakan di medan yang cenderung datar seperti di perkotaan, ada juga sepeda yang diproduksi untuk digunakan di medan berat seperti pegunungan. Sepeda-sepeda tersebut didesain dengan bentuk dan kemampuannya masing-masing untuk memudahkan pesepada dalam menaklukkan medan yang akan dilaluinya. Salah satu jenis sepeda yang banyak digemari oleh penggemar sepeda kelas lanjut adalah sepeda gunung. Sepeda yang didesain khusus untuk medan berat dan cenderung tidak datar ini biasanya dipakai untuk kegiatan tracking. Berikut ini adalah ulasan mengenai tips memilih sepeda yang cocok untuk medan pegunungan.

Mempertimbangkan Lintasan

Sepeda gunung diproduksi dengan berbagai macam jenis yang didesain berdasarkan medan yang akan dilaluinya. Masing-masing jenis dari sepeda ini mengikuti track lintasannya. Setidaknya, ada beberapa tipe sepeda jenis ini yang cukup populer di mata para pecnta sepeda, yaitu: pertama, sepeda Cross Country (XC), yang didesain untuk medan dan jalur yang cenderung minim rintangan, misalnya di pedesaan yang jalanannya cenderung datar, sedikit berbatu dan tanjakannya cenderung mudah dilalui. Kedua, sepeda All Mountain (AM), yaitu sepeda pegunungan yang didesain untuk melintasi medan yang cenderung berat, seperti medan berbatu, berlumpur, dan medan yang cenderung miring tidak rata. Ketiga, sepeda Freeride (FR), yaitu sepeda yang dirancang dengan bobot yang tidak terlalu berat sehingga menunjang untuk dibawa melompat tinggi. Keempat, sepeda Downhill (DH), yaitu sepeda yang didesain untuk medan menurun seperti lembah dan track turunan lainnya. Sepeda ini dirancang dengan bobot yang cukup berat agar ban bisa mencengkeram tanah dengan kuat ketika melalui jalan menurun.

Dari empat jenis mountain bike sebagaimana dipaparkan di atas, kita bisa menentukan jenis sepeda yang cocok untuk kita gunakan, yang disesuaikan dengan medan atau lintasan tempat biasa kita bersepeda. Dengan memilih sepeda yang ideal, kegiatan bersepeda kita akan lebih aman.

Memilih Sepeda yang Standar

Saat ini, banyak sekali sepeda gunung yang dimodifikasi sedemikian rupa untuk mendapatkan bentuk yang lebih gaya dan lebih trendy. Namun jika kegiatan bersepeda yang kita lakukan bertujuan untuk kesehatan dan refreshing, sebaiknya kita memilih sepeda dengan desain yang standar. Selain lebih nyaman untuk dikemudikan, sepeda yang standar akan lebih aman, sebab presisi masing-masing bagian sepeda sudah diukur dan diperhitungkan oleh pabriknya demi menunjang kenyamanan pengemudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *